Pantai Kamali

Alamat: Wale, Wolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93717, Indonesia

(4.4/5) Baca ulasan

Bila berkunjung kesuatu daerah, pastinya selalu ada sebuah destinasi wisata yang paling menonjol. Begitu pula bila berkunjung ke Sulawesi tenggara. Tepatnya di Kepulauan Buton ,Kota Bau-Bau, terdapat satu destinasi wisata yang paling menonjol dan menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus sebagai icon Kota Bau-Bau. Destinasi wisata tersebut tidak lain adalah Pantai Kamali.

Di pantai ini pula dibangun sebuah patung naga yang merupakan icon Kota Bau-Bau. Pantai Kamali yang terletak tepat di jantung Kota Bau-bau ini menyajikan keindahan dan pengalaman berbeda yang tidak akan terlupakan oleh pengunjung. Karena pantai tepat berada di pusat Kota Bau-bau maka, senasi pantai yang ditawarkan sedikit berbeda dengan pantai pada umumnya yang berada agak jauh dari perkotaan.

Harga Tiket Masuk Pantai Kamali

Pantai Kamali buka selama 7 hari dengan harga tiket masuk yang bervariasi tergantung pada hari kunjungan. Pada saat weekdays (senin-jumat), pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp. 10.000-, per orang. Sedangkan untuk hari weekend (sabtu-minggu) atau hari libur lainnya akan dikenakan tarif lebih tinggi atau tergantung pada kebijakan pengelola pantai Kamali.

Biaya masuk tersebut berbeda dengan biaya parkir kendaraan pengunjung. Kendaraan roda dua akan dikenakan biaya parkir sekitar Rp 5.000-, per unit sementara untuk kendaraan roda empat dan selebihnya akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 10.000-, per unit. Biaya parkir tersebut bersifat dinamis tergantung pada kebijakan pengelola parkir yang berlaku saat itu.

Rute Menuju Lokasi Pantai Kamali

Pantai yang tepatnya terletak di jalan Mayjend, Sutoyo, Wale, Kecamatan Wolio, Kota Bau-bau Sulawesi Tengara ini cukup mudah ditemui. Bagi pengunjung yang datang dari arah jalan pahlawan cukup mengikuti Jalan Pahlawan sampai menemukan perempatan yang menghubungkan Jalan Diponegoro dengan Jalan Anoa, belok kiri menuju arah Jalan Sultan Hassanudin, sampai jalan balai kota.

Bagi pengunjung yang datang dari arah Jalan Anoa bisa langsung menuju arah Jalan Martadinata agar lebih dekat. Pantai Kamali tepat berada di samping kiri Pelabuhan Murhum jika dari arah timur. Berbeda dengan pengunjung yang datang dari arah Jalan Betoambari. Dari Jalan Betoambari lurus ke utara sampai Jalan Batara Guru kemudian belok ke kiri menuju Jalan Wolter Mangonsidi.

Dari Jalan Wolter Mangonsidi lurus sampai ujung dan berakhir pada Jalan Yos Sudarso kemudian belok kanan. Pantai Kamali berada tepat di depan Universitas Dayanu Ikhsanudin Kota Bau-Bau sampai belokan Jalan  Mohammada Husni Tamrin. Bila tidak ingin direpotkan dengan jalanan Kota Bau-Bau, pengunjung bisa menyewa mobil travel yang siap mengantarkan sampai lokasi tujuan.

Obyek Wisata di Pantai Kamali

1. Icon Patung Naga

Di pantai Kamali terdapat sebuah patung naga berukuran  besar yang dikelilingi air mancur. Patung ini merupakan icon dari kota Bau-bau yang melambangkan kejayaan, kekuatan dan kegigihan dari Kerajaan Buton zaman dahulu. Patung naga tersebut berdiri megah dan perkasa seolah sebagai penjaga sekaligus pelindung Pantai Kamali. Disekitar patung ini terdapat objek wisata lain yang menarik.

Icon patung naga ini merupakan objek yang paling banyak diburu apabila berkunjung ke Pantai Kamali. Icon naga berwarna hijau setengah badan ini seringkali dijadikan objek photo sebagai kenang-kenangan telah mengunjungi pantai Kamali. Rasanya kurang lengkap apabila berkunjung ke pantai Kamali namun tidak menyempatkan diri sekadar melihat atau berfoto bersama patung naga.

2. Taman yang Tertata Rapi

Disepanjang pantai Kamali, pengunjung akan menemukan taman yang tertata rapi dan sangat nyaman untuk berjalan santai bersama keluarga. Bibir pantai Kamali memang dibangun taman dengan step foot yang mengikuti bibir pantai sehingga tidak ada pasir yang landai menuju laut. Namun ada beberapa lokasi yang masih disisakan pasir untuk keperluan tertentu seperti irigasi atau untuk taman bermain anak.

Adanya taman ini dikarenakan pantai Kamali memang berada di dekat Pelabuhan Murhum dimana pelabuhan ini dibangun dengan cara memisahkan pasir landai dengan laut sehingga diteruskan ke pantai Kamali. Adanya taman ini membuat pantai Kamali lebih tertata diantara gemerlap Kota Bau-Bau.Adanya taman ini juga sangat berguna bagi masyarakat Kota Bau-Bau untuk bersantai dan piknik.

3. Taman Bermain Anak

Pantai Kalimali rupanya tidak hanya ramah bagi pengunjung dewasa tetapi juga anak-anak. Ada banyak wahana bermain anak yang disediakan padataman tepi pantai Kamali. Wahana tersebut bisa diakses oleh siapa saja secara gratis. Wahana yang tersedia antara lain ayunan, perosotan, dan masih banyak lagi. Adanya wahana tersebut selain mengasyikkan juga dapat melatih gerak dan  otot anak-anak

4. Lokasi yang Nyaman untuk Berjalan Pagi

Masyarakat kota Bau-bau seringkali menggunakan  jalur pejalan kaki disepanjang Pantai Bau-Bau untuk olahraga pagi mulai dari berjalan kaki hingga berlari kecil. Suasana pagi Pantai Kamali sangat segar dengan semilir angin pagi pantai yang sejuk. Olahraga pada pagi hari di Pantai Kamali tidak hanyamenyehatkan tubuh, namun juga menyehatkan pikiran dan mata.

5. Pepohonan Sepanjang Pantai

Agar suasana pantai tetap sejuk meski berada di pusat Kota Bau-Bau, pengelola pantai Kamali menanam pepohonan berupa pohon kelapa yang berjajaran disepanjang pantai. Adanya pohon tersebut selain sebagai perindang dan penyejuk juga menambah kesan keindahan padataman maupun pantai Kamali yang eksotis. Pantai Kamali sekilas mirip dengan pantai California, Amerika Serikat.

6. Wisata Kuliner Street Food

Ada yang tidak dapat dilewatkan adalah wisata kuliner yang sangat menggugah selera. Pantai Kamali sebenarnya dibagi menjadi 3 bagian yakni di sebelah barat dijadikan sebagai lahan parkir dan wilayah penjual makanan kaki lima yang menjajakan dagangannya. Sedangkan di bagian timur dikhususkan bagi penjual makanan pada malam hari. Bagian tengah sendiri sebagai pusat sekaligus tempat icon naga.

Jajanan kaki lima yang ditawarkan pada pantai Kamali sangat bervariasi mulai dari makanan utama, makanan penutup, minuman, camilan, hingga makanan khas Pulau Buton. Hidangan minuman yang paling sering pengunjung jumpai adalah Saraba. Saraba merupakan minuman khas Sulawesi yang terbuat dari jahe, gula, madu dan rempah-rempah alami lainnya.

Minuman ini menjadi salah satu minuman kebanggaan sekaligus minuman khas masyarakat Sulawesi khususnya masyarakat Bau-bau. Saraba mirip dengan wedang jahe di Jawa namun Saraba memiliki aroma yang lebih khas serta rasa yang sangat kuat karena remah-rempah alaminya yang begitu terasa. Selain lezat,Saraba juga sangat ampuh dalam menghangatkan tubuh serta menghilangkan rasa nyeri.

7. Air Laut yang Jernih

Meski pantai Kamali tidak dikhususkan untuk berenang karena memang pantai ini cukup dalam apalagi bagi anak-anak, namun pesona air laut pantai Kamali sangat mempesona. Warna biru navy yang kuat dan tenang terhampar sejauh mata memandang. Di tengah laut Pantai Kamali terdapat  banyak kapal-kapal baik kapal angkutan maupun kapal nelayan yang siap berlayar mengarungi laut pantai Kamali.

8. Malam Penuh Gemerlap

Malam hari merupakanmalam yang paling tepat untuk mengunjungi Pantai Kamali. Pada malam hari, banyak masyarakat terutama muda-mudi yang mengunjungi pantai. Di sepanjang Pantai Kamali dipasangi lampu terang benderang berwarna-warni yang menambah gemerlap pantai di tengah kota Bau-bau. Pantai ini akan berubah menjadi tongkrongan yang sangat asyik pada malam hari.

Selain itu, banyaknya pedagang yang berjualan di pasar malam sebelah timur menjadikan suasana pantai Kamali semakin menggairahkan untuk dijelajahi. Ada banyak penjual yang menjajakan barang dagangannya mulai dari makanan, minuman, hingga pakaian. Banyak masyarakat Kota Bau-bau yang sengaja mengunjungi Pantai Kamali bersama keluarga untuk menghabiskan malam.

Terlebih lagi bila malam minggu tiba, jika beruntung pengunjung dapat menemukan pertunjukan jalanan seperti konser musik mini atau sekelompok orang yang memainkan alat musik yang merdu. Gemerlap malam Pantai Kamali sudah terkenal bahkan sampai ke luar negeri. Banyak turis mancanegara yang sengaja datang ke Bau-bau untuk menikmati suasana malam pantai Kamali.

Setelah membaca sekilas mengenai daya tarik dan pesona Pantai Kamali, tentunya tidak ada salahnya apabila suatu hari nanti jika berkunjung ke Sulawesi Tenggara, khususnya Pulau Buton untuk mengunjungi pantai Kamali yang berada di pusat Kota Bau-Bau. Pantai Kamali menyajikan keindahan paduan dari ciptaan manusia serta ciptaan Tuhan yang saling melengkapi.

10 Ulasan dari Pengunjung Pantai Kamali

  1. Pantai di pinggir kota dekat pelabuhan Murhum yg mana tempat wisata shoping kuliner di malam hari. Mulai krg lbh pukul 18 on sdh mulai berdatangan penjual mulai dr makanan ringan dan minumannya aksesoris topi kaca mata jam tangan minyak wangi dll jg wisata utk anak” dgn beraneka hiburan mainan

    7 Mei 2018, 06:18 WIB

  2. Tempat nyaman.. Ada beraneka macam menu kuliner.. Untuk harga cukup ramah dikantong. Lokasi nya cukup Iconic

    21 Mei 2018, 03:48 WIB

  3. Salah satu tempat main anak2 d kota baubau. Murah meriah

    19 Juni 2018, 05:22 WIB

  4. suasana sore yg membuat hati rilex. hembusan angin yg menyejukkan serta ramainya lalulintas laut menghiasi pemandangan di sekitar pantai

    18 Juli 2018, 16:38 WIB

  5. Lokasi pantai yang cocok untuk pengunjung transit , hiburan , kuliner , suasana rileks bersama keluarga tercinta,berbelanja souvenir,dan sering menjadi lokasi terselenggaranya berbagai macam event. Memiliki ikon patung naga sebagai daya tarik wisata

    1 Oktober 2018, 11:30 WIB

  6. Tempat wisata segala umur namun kenyamanan semakin berkurang Krn ruang terbuka berkurang diisi oleh pedagang, banyak pengemis, pengamen yg suka memaksa dibayar. Taman hijau jg sebaiknya ditambah dan permainan anak memperhatikan K3

    15 Desember 2018, 09:14 WIB

  7. Pantai Kamali adalah salah satu pantai yang terletak di dekat Pelabuhan Murhum Kota Baubau. Tempat ini bisa diakses dengan berjalan kaki dari pelabuhan. Tempat ini juga sangat strategis, karena dengan pelabuhan, ATM, pasar, pertokoan, tempat ibadah (masjid), KFC, warung makan, dan tempat penjualan tiket. Selain itu, Pantai Kamali juga souvernir buat ole – ole, wahana bermain anak, penginapan, hotel, losmen, bank, pos polisi, TNI, tukang cukur, pangkalan ojek, pangkalan becak, pangkalan bentor, dan eka jajanan. Pantai Kamali sangat diminati oleh pengunjung karena terdapat Patung Naga 🐉 yang sangat besar. Setiap orang yang berkunjung kesini selalu menyempatkan diri untuk mengambil momen atau berfoto dengan patung naga ini. Pantai Kamali ini juga sangat ramai tiap sore hari hingga tengah malam. Banyak orang yang datang untuk bersantai bersama keluarga, teman, dan pacaran. Di Pantai Kamali ini juga kita dapat menyaksikan indahnya sunset atau senja, kapal nelayan yang berlalu lalang, atau pun kapal penumpang dari berbagai pulau serta kapal – kapal besar seperti Kapal Pelni atau pun kapal – kapal besar lainnya. Pokoknya recommended bangat loh buat kamu 🌱😊

    18 Desember 2018, 22:21 WIB

  8. Ruang publik andalan kota Bau bau, tp sdh agak sumpek krn dipenuhi dgn banyaknya pedagang kaki lima

    19 Desember 2018, 21:25 WIB

  9. Salah satu tempat asik untuk nongkrong, tempatnya super bersih di banding kota lain… Kota Bau-bau mendapat rating kota terbersih dari saya selama saya singgah di beberapa pelabuhan

    22 Desember 2018, 13:49 WIB

  10. Banyak pedagang kaki lima dengan harga murah dan pemandangan indah, jangan lupa coba minuman saraba

    3 Februari 2019, 01:52 WIB

Berikan Ulasanmu untuk Pantai Kamali

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pantai Keren Lainnya