Pantai Marunda

8x dibaca

Nama Pantai Marunda
Lokasi Gg. VII, RT.3/RW.7, Marunda, Cilincing, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14150, Indonesia
Ulasan (3.7 / 5)

Salah satu ikon lain di kota industri terpadat di Indonesia adalah Pantai Marunda dengan nuansa nya yang elok dan indah dilengkapi dengan alas kerikil laut yang memberi sensasi pijatan kaki bagi siapa saja melangkah di atas nya. Pantai Marunda yang terletak antara perbatasan wilayah Bekasi dan Jakarta Utara ini memang membuat rancu pengunjung terkait letak sebenarnya.

Pantai Marunda juga termasuk salah satu kawasan yang dinilai sebagai tempat bersejarah yang terletak tidak jauh dari pemukiman padat penduduk yang dilengkapi dengan hutan bakau sehingga menambah suasana padat terutama di musim liburan atau akhir pekan menjadi sedikit lebih sejuk walaupun akhir-akhir ini intensitas pepophonan semakin berkurang. Pantai ini disebut kawasan bersejarah karena kisahnya yang merupakan salah satu gerbang utama dari pedangan Hindia Timur atau VOC untuk memasuki Batavia, sekarang Jakarta, dan sekitarnya dan hingga kini sejarahwan mengaku bahwa masih banyak hal yang belum terungkap mengenai sejarah Pantai dengan beribu batu kerikil laut ini.

Pada tahun 1970 an Pantai ini menjadi ikon yang unik bagi wilayah Bekasi dan sekitarnya karena masih asri dan bersih sehingga cukup popular untuk dijadikan kawasan wisata warga yang pas hingga dijadikan lokasi syuting film-film jaman dahulu. Meskipun dulu menjadi kawasan wisata yang popular saat ini kondisi Pantai Marunda terbilang cukup memprihatinkan. Banyaknya sampah, pemukiman padat penduduk, berkurang nya jumlah pohon menyebabkan Pantai ini terlihat seperti tempat pembuangan sampah yang gersang akibat ulah para manusia yang tidak bertanggung jawab dan tidak sadar akan penting nya menjaga ekosistem laut dan darat demi kelangsungan hidup semua makhluk hidup serta warisan peninggalan sejarah yang mengisahkan masa lalu.

Wisata yang terletak di daerah Cilincing ini juga disediakan berbagai fasilitas umum oleh pemerintah mulai dari mushola, kamar mandi, area parkir yang luas, deretan rumah makan yang menyediakan menu makanan khas laut, tempat memancing hingga ada nya situs bersejarah seperti Masjid Al Alam dan Rumah si Pitung yang pada awal 2018 lalu sudah diperbaiki.

Harga Tiket Masuk di Pantai Marunda

Untuk dapat memasuki wisata bahari yang khas dengan alas berbatu laut hingga dermaga yang luas ini hanya dikenakan tariff Rp 5.000 atau Rp 10.000 untuk juga dapat mengakses situs bersejarah seperti Rumah si pitung dimana lokasi bahari ini buka setiap hari selama 24 jam sehingga pengunjung dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam merelaksasikan tubuh dari rutinitas yang membosankan. Biaya parkir sendiri dikenakan harga standar yaitu sebesar Rp 3.000 untuk sepeda  motor, Rp 5.000 untuk mobil dan Rp 10.000 atau 15.000 untuk bus besar dengan halaman parkir yang luas.

Rute Menuju Lokasi Pantai Marunda

Pantai Marunda ini secara detail informasi terletak di wilayah Cilincing, Jakarta Utara dekat dengan kota Bekasi dimana lokasi Pantai ini tidak jauh dari wisata sejarah seperti Rumah si Pitung. Bagi pengunjung yang datang dari dalam Jakarta, Bekasi, Depok dan sekitarnya tentu tidak asing dengan Pantai satu ini karena lokasi nya yang tidak jauh dari Pantai Ancol dan bahkan terletak satu bibir garis Pantai. Pengunjung yang datang dapat langsung mengambil rute menuju Cilincing dengan sedikit bantuan GPS. Bagi pengunjung yang datang dari Jawa Barat dapat mengambil jalan Tol Purbaleunyi dan Jalan Tol Jakarta sejauh 176.8 km atau 3.5 jam. Jawa Tengah dapat mengambil jalan tol cipali sejauh 462.2 km dari pusat kota Semarang sementara dari Jawa Timur dapat mengambil Tol Cipali juga sejauh 717 km.

Obyek wisata di Pantai Marunda

1. Rumah si Pitung dan Masjid Al Alam

Salah satu obyek wisata peninggalan sejarah yang letaknya tidak jauh dari Pantai Marunda adalah Rumah si Pitung dan masjid Al Alam yang merupakan masjid tertua di wilayah Jakarta. Terletak di Jalan akses rumah di Pitung tepatnya di Kecamatan Marunda, Cilicincing, Jakarta Utara dua tempat bersejarah ini menjadi ikon kebanggaan warga sekitar Cilincing sebagai saksi  bergulirnya zaman.

2. Kawasan pemancingan

Dermaga yang disuguhkan pemerintah tentu bukan tanpa alasan melainkan sebagai tempat favorit untuk memancing ikan laut oleh warga.

3. Tujuan cycling sport

Pantai tidak hanya dimanfaatkan sebagai relaksasi air lautnya namun juga sebagai tujuan akhir para pesepeda yang memanfaatkan dermaga sebagai garis finish.

4. Spot sunset

Meskipun sunrise juga terlihat indah, namun Pantai ini lebih terkenal karena sunrise dari proses terbenamnya matahari di sebelah Barat langit Jakarta yang mempesona dengan pantulan sinar nya ke laut.

5. Kawasan bersejarah

Tidak hanya Rumah si Pitung dan Masjid Al Alam, Pantai ini merupakan saksi pendaratan utama VOC ketika akan menguasai Pulau Jawa pada pertengahan abad ke-19.

Pantai Marunda merupakan Pantai dengan beribu sejarah yang kelestarian budaya serta ekosistem nya harus kita jaga bersama sebagai warisan leluhur guna mengenang kisah negeri ini dimana saat ini keadaan Pantai Marunda cukup memprihatinkan akibat sampah.


Airul Halo, nama saya Airul. Seorang internet marketer yang hobi traveling. Melalui Pantanesia.com ini, saya ingin berbagai lokasi-lokasi wisata pantai menarik yang pernah dan ingin saya kunjungi.

6 ulasan untuk Pantai Marunda

  1. Pantai ini memang tidak begitu indah dengan pantai” yang lain nya, dan pantai ini juga sangat kotor. Tpi entah kenapa banyak orang yang senang pada berliburan ke pantai ini pada saat liburan hari raya Idul fitri (lebaran). Termasuk saya, saya juga sangat senang dengan pantai ini, karena pantai ini lah yang memiliki kenang”an yang benar” berharga menurut saya, karna pantai MARUNDA dulu itu sangat-sangat-sangat bersih, indah dan banyak sekali pedagang, dan dulu pas saya masih kecil, saya sering berlibur kesini (ya walaupun pas Lebaran Idul fitri doang). Seandai nya pantai ini bisa berubah seperti kayak dulu lagi, kayak pas saya masih kecil. Pantai yang begitu indah, nyaman, dan pantai yang layak untuk di kunjungin. Pokok nya Pantai inilah yang bener” memiliki kenangan saya yang begitu banyak dan berharga menurut saya.

  2. Alangkah lebih bagus tempat ini kalo beraih dr sampah2 yg bertebaran dimana2…. Dan di perbaharui..sehingga menjadi tempat rekreasi yg bisa menarik pengunjung dtg

  3. Saya masuk dri yang arah bkt lurus yang di tutup. Tempat nya memang ditutup saya masuk kesitu. Dab ternyata lebih Bagus dri pada tempat wisata nya. View nya lebih Bagus apalagi kalo sunrise/sunset.. Memang agak beresiko karena itu daerah proyek.. Masuk nya pun jalan kaki sekita 20menit, tpi semua terbayarkan ketika sampai.. Pantai nya lebih bersih dri pada tpt wisatanya walau masih ada sampah sih. . Semua tempat wisata akan terlihat baik apabila kita pintar mengambil gambar.. Karena banyak orang berpergian hanya untuk berburu foto semata

  4. Not so good, but no too bad…lumayan buat nongkrong..biaya masuk gratis, hanya bayar parkir 10.000 untuk mobil,

  5. Lokasi penanaman bibit pohon mangrove dalam rangka Perbendaharaan Go Green oleh Dirjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan RI

  6. Asal beach benteng di mongolia. kaisarkim tiang yg ter sebut . Bayan merupakan darah keturunan.di kaitkan dngan sipitung hongkong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *