Pantai Amed

Bagi pelajar manapun sudah menjadi ketentuan untuk selalu pergi mengunjungi Bali paling tidak sekali selama masa studi di tempat tersebut. Pantai yang paling sering dikunjungi adalah Pantai – Pantai seperti Kuta dan Sanur.

Anda pasti bertanya – tanya apa tidak ada Pantai lainnya yang menawarkan keindahan menawan bagi para wisatawan. Tenang saja, jawabannya adalah banyak sekali Pantai tersembunyi yang ada di Bali dan namanya kurang mencuat di media.

Misalkan saja Pantai Amed dan Pantai Jimbaran. Namun kali ini akan dibahas mengenai beragam keunikan yang ditawarkan Pantai Amed. Selain itu juga akan dibahas mengenai seberapa banyak biaya yang harus dikeluarkan saat mengunjungi tempat tersebut.

Harga Tiket

Pantai ini termasuk ke dalam Pantai yang namanya masih jarang terdengar dibandingkan dengan Pantai Sanur, Kuta, Tanah Lot, dan Lovina. Walaupun demikian, bukan berarti Pantai Amed tidak kalah menariknya dibandingkan dengan Pantai – Pantai di Bali yang lain.

Jika Anda ingin menikmati indahnya laut dan pemandangan matahari , maka tempat ini adalah tempat yang tepat. Jika ingin pergi berwisata ke tempat ini, pengunjung tidak akan dikenakan biaya tiket masuk. Namun untuk kendaraan seperti motor akan dikenakan biaya sebesar RP 2000 dan kendaraan roda empat akan dikenakan biaya sebesar Rp 5000.

Cara Mencapai Pantai Amed

Pantai yang satu ini dapat ditempuh dengan jarak kurang lebih 100 km dan dengan waktu selama kurang lebih 2 jam 18 menit dari Bandara Ngurah Rai. Bila akan berkunjung ke tempat tersebut, sebaiknya dilakukan untuk berwisata seharian penuh untuk mengunjungi Pantai Amed dan juga tempat wisata lain yang berdekatan.

Untuk menuju ke lokasi ini, Anda bisa melalui Jalan Airport Ngurah Rai dan ikuti jalan tersebut sehingga bertemu dengan bundaran dan pilih menuju ke Bali Mandara Toll Road. Kemudian Ikuti sepanjang jalan tersebut hingga bertemu dengan Jalan Raya Pelabuhan Benoa.

Setelah bertemu dengan perempatan jalan besar By Pass Ngurah Rai, arahkan kendaraan menuju ke tempat tersebut. Ikuti sepanjang jalan tersebut sampai bertemu dengan Jalan Sekar Sari. Kemudian dilanjutkan dengan Jalan Prof. Ida Bagus Mantra pada perempatan pertama. Selanjutnya ikuti jalan tersebut sampai menemui Bali Safari dan Marine Park di sebelah kiri.

Arahkan kendaraan lurus sampai bertemu dengan Jalan Raya Goa Lawah dan Anda dapat melihat adanya Loa Lawah Camp pada bagian kanan. Ikuti jalan utama tersebut sampai menemukan adanya Jalan Raya Padang Bai. Ikuti jalur terus menuju ke Jalan Raya Ulakan Karangasem.

Setelah bertemu dengan perempatan Pasar Ulakan, belokkan kendaraan menuju ke arah kanan menuju ke Jalan Raya Manggis. Ikuti jalur utam itusampai bertemu dengan Jalan Raya Buitan. Setelah itu lalui Jalan Raya Sengkidu dan Jalan Candidasa yang ditandai dengan adanya Rumah Makan Vincen’t.

Dilanjutkan dengan belok ke kiri menuju ke Jalan Raya Bugbug. Pada pertigaan pilih Jalan Raya Bungaya dan pada pertigaan akan menemukan Dadya Dwityam Mandala pada bagian kanan. Jalan tersebut dinamakan Jalan Salak.

Kemudian dilanjutkan dengan Jalan Samanhudi, Jalan Nenas, dan Jalan Veteran. Jika Anda ikuti jalan tersebut, maka Anda akan menemukan adanya Mie Bujuh Asem dan belok ke kiri menuju ke Jalan Padang Kersa.

Setelah itu belok kanan menuju ke Jalan Abang-Amalpura. Ikuti jalur utama sehingga berganti nama gang menjadi Jalan Raya Tirta Gangga. Lalu dilanjutkan menuju ke Jalan Raya Ababi dan Jalan Ida Ketut Jelantik. Langkah terakhir adalah ikuti terus sepanjang Jalan I Ketut Natih sampai ke Pantai Amed.

Fasilitas di Pantai Amed

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Amed, Anda dapat pergi ke lokasinya yang terletak di Desa Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Ada banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan di tempat ini.

1. Diving dan Snorkeling

Aktivitas olahraga air yang satu ini memang tidak bisa dilepaskan dari yang namanya laut. Olahraga ini sangat berharga untuk dicoba bagi seluruh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Amed, karena lokasi ini menawarkan keberagaman biota laut yang memukau.

Lokasi ini dapat dikatakan sebagai surga dari keberagaman hayati laut bagi para diver. Di dalam laut ini terdapat kapal Jepang yang karam dan tenggelam. Kapal tersebut karam pada saat perang dunia ke-2 terjadi. Kapal yang karam tersebut lebih tepatnya berlokasi 20 meter dari bibir Pantai Amed.

Kapal tersebut menjadi tempat hidup para biota laut tersebut dan para pengunjung dapat berfoto bersama dengan berbagai macam ikan seperti kakap hitam dan tiger fish. Selain itu di tempat tersebut juga terdapat banyak sekali terumbu karang.

Untuk menyewa berbagai macam peralatan yang berkaitan dengan snorkeling dan diving adalah berkisar pada Rp. 50.000.

2. Melihat Matahari Terbit

Kebanyakan Pantai – Pantai yang berada di selatan Bali dapat digunakan untuk melihat adanya matahari terbenam, tetapi Pantai Amed berbeda dari Pantai selatan di Bali. Di Pantai ini pengunjung dapat melihat matahari terbit.

Keelokan alam saat matahari terbit di Pantai ini juga tidak kalah dibandingkan dengan Pantai lain di Bali seperti Pantai Sanur. Bagi Anda yang sangat menyukai fotografi, momen matahari terbit bisa menjadi hasil karya yang sangat indah.

Ulasan Pengunjung

Belum ada ulasan untuk tempat ini