Pantai Tanah Lot

Semua wisatawan baik mancanegara maupun domestik selalu bermimpi untuk dapat mengunjungi Pulau Dewata Bali. Maka dari itu, wisatawan jangan sampai lupa untuk mengunjungi Pantai Tanah Lot yang merupakan salah satu ikon dari Bali.

Di tempat ini akan ada banyak sekali hal yang dapat dilakukan oleh para pengunjung. Namun sebelum memulai berkunjung, ada banyak sekali informasi yang sangat Anda perlukan. Misalnya saja mengenai harga tiket masuk, rute menuju ke lokasi, dan hal apa saja yang dapat dilakukan di tempat tersebut.

Selain Pantai Kuta, Pantai Pura Tanah Lot juga merupakan maskot dari Pulau Bali. Pantai ini tidak pernah sepi dari para pengunjung. Ciri khas dari Pantai ini adalah memiliki dua buah pura yang terletak pada bongkahan batu yag sangat besar dan tebing.Tebing tersebut berfungsi sebagai jembatan antara pura dengan daratan di Pantai Tanah Lot.

Harga Tiket Masuk dan Parkir

Setiap turis yang berkunjung ke Bali harus datang ke tempat yang satu ini, karena Pantai Tanah Lot adalah maskot dari Pulau Bali. Bagi turis yang hendak masuk ke area wisata diharuskan membayar tiket masuk yang berbeda – beda bergantung pada usia.

Untuk orang dewasa diharuskan untuk membayar Rp. 20.000 dan anak – anak akan dikenakan biaya sebesar Rp. 15.000. Selain dari harga tiket masuk, maka turis juga diharuskan membayar biaya parkir kendaraan.

Roda empat akan dikenakan biaya sebesar Rp. 5.000 dan motor akan dikenakan biaya sebesar Rp. 2.000. Kemudian bus akan dikenakan biaya parkir sebesar RP. 10.000. 

Rute  Menuju ke Lokasi Wisata

Untuk dapat pergi menuju ke lokasi Pantai Tanah Lot dari Bandara Ngurah Rai, wisatawan diharuskan menempuh perjalanan sejauh 26,9 km dengan waktu selama 1 jam. Pantai ini terletak di bagian utara dari Pantai Batu Bolong.

Jika Anda menyewa kendaraan dan memutuskan untuk mengemudikannya, maka Anda sangat membutuhkan bantuan navigasi dari Google Maps. Mengenai rute dan jalan, semuanya dapat Anda liat secara terperinci melalui tempat tersebut.

Objek Wisata di Pantai Tanah Lot

1. Mengunjungi Pura Tanah Lot

Pura tersebut digunakan untuk memuja dewa yang menjaga laut. Di bawah pura terdapat goa kecil yang di dalamnya terdapat banyak ular laut. Di Pantai tersebut juga terdapat ular suci yang berwarna hitam dan belang-belang kuning.

Pura ini terletak menjorok ke luar Pantai dan pengunjung diharuskan untuk berhati – hati saat menyeberangi jalan yang menuju ke pura. Jalan tersebut memiliki ketinggian yang sangat mudah disapu oleh ombak, sehingga hal tersebut memberikan tantangan bagi pengunjung yang datang.

Setelah berhasil menyeberang, pengunjung akan dapat mencari berbagai macam souvenir juga di sekitar pura tersebut. Tempat ini juga sangat hits digunakan untuk berburu foto sunset, sehingga pada sore hari menjelang matahari terbenam akan ada banyak turis yang merapat ke daerah tersebut.

2. Menikmati Hidangan di Restoran Dewi Sinta

Restoran ini menyediakan makanan yang dapat dikatakan tasty dengan harga yang cukup murah. Restoran ini lebih menyediakan berbagai macam menu khas Indonesia, seperti nasi goreng, sate, mie goreng, ayam penyet, dan lain sebagainya.

Ada banyak sekali komentar positif yang dilontarkan oleh turis yang sudah pernah mencicipi hidangan di tempat ini. Turis tersebut ada yang berasal dari mancanegara ataupun dalam negeri. Jadi dengan kata lain, cita rasa yang ditawarkan oleh restoran ini cocok bagi lidah banyak orang dari berbagai belahan dunia.

3. Menginap di Natya Hotel Tanah Lot

Ada banyak sekali pengunjung yang bertanggapan positif setelah menginap dan mencoba makanan yang disediakan oleh hotel ini. Makanan yang disediakan ada banyak jenisnya dan cenderung lebih seperti western style. Hotel ini juga menyediakan hidangan pencuci mulut berupa cocktail.

Selain dari makanan yang enak, ada banyak tanggapan mengenai kamar dan kamar mandinya yang luas. Tak hanya itu, desain interior yang menarik semakin membuat para pengunjung yang menginap di hotel ini menjadi betah.

Hotel ini juga memiliki fasilitas kolam renang yang dapat dinikmati oleh pengunjung yang menginap. Kolam renang outdoor ini dikelilingi oleh tumbuh – tumbuhan hijau yang semakin menambah suasana yang asri.

Kamar dari hotel ini dapat dibanderol dengan harga mulai dari Rp 700.000 untuk setiap malamnya. Harga yang ditawarkan sangat setara dengan pelayanan yang diberikan oleh staf hotel. Mereka selalu ramah kepada pengunjung dan selalu tersenyum saat menyambut tamu.

4. Berkunjung ke Pura Enjung Galuh

Pura Enjung Galuh merupakan salah satu pura yang terletak di Pantai Tanah Lot. Pura ini didirikan di atas tebing, sehingga wisatawan yang datang dapat menikmati pemandangan alam sekitar dengan sangat nikmat.

Dari tempat ini, Anda dapat berburu banyak sekali panorama yang bisa dijadikan karya seni fotografi. Pura ini termasuk ramai dikunjungi oleh banyak turis baik domestik maupun mancanegara.

5. Melihat Sunset

Melihat dan mengabadikan sunset dari Pantai Tanah Lot merupakan salah satu momen yang paling ditunggu oleh semua turis yang datang ke tempat ini. Foto yang dihasilkan pada saat momen ini terjadi akan menjadi sangat menakjubkan dan instagrammable.

Anda dapat menikmati indahnya sunset sambil duduk di pasir ataupun di kursi Pantai yang disediakan di tempat tersebut. Anda juga bisa saja mencoba menikmati sunset dengan menyantap hidangan di tempat makan yang berada dekat dengan bibir Pantai.

6. Tempat Belanja Souvenir

Setiap kali berkunjung ke suatu tempat yang jauh dari rumah, sudah merupakan kebiasaan untuk mencari oleh – oleh yang dapat diberikan kepada orang lain yang Anda kenal. Tenang saja, Anda akan dapat menemukan dengan mudah tempat – tempat yang menjual souvenir di sekitar area Pantai Tanah Lot.

Ada banyak sekali tempat – tempat tersebut, seperti PT. Puri Mutiara Tanah Lot, Bagus Oleh – Oleh, dan Bali Enjoy. Semua tempat tersebut menyediakan berbagai macam pernak – pernik yang berkaitan dengan Bali.

Namun jika Anda lebih cenderung untuk membeli kaos yang bertuliskan embel – embel mengenai Pulau Bali, Anda bisa mencoba untuk pergi ke Bali Enjoy. Selain dari kaos, tempat ini juga menjual berbagai macam batik asal Bali dengan warna – warni yang sangat menarik.

Ulasan Pengunjung

  • Adelia Cassy
    sebulan yang lalu
    This one af a million my favorite place 😆 idk ho much i say 'my fav place' 😂😂. In tanah lot, i recommend to enjoy the sunset, this is the best place to enjoy it. You also can buy anything you like, foods, T-shirt, pants, shorts, dress, etc. But you can't play around with the sea water, the wave is too strong and the sea is face to face with coral so you not allow to swin there 😊. If you just want to take a picture and my fav part... Selfieee you're allowed 😉. . . Seru kok di tanah lot, kamu bisa nikmatin apa aja. Bukan cuma melihat laut kamu juga bisa menikmati jajanannya. Terutama sate penyuuu enak banget gak bo'ong disana juga terkenal dengan jagung bakarnya 😝. Kamu bakal kebingungan menemukan spot berfoto karna terlalu banyak tempat yang bagus, di tanah lot juga adalah salah satu tempat ibadah di Bali yang berada diatas batu karang dekat dengan lautan yg juga ada banyak sejarahnya tentang tempat ibadah tsb 😆, silahkan menikmati tanah lot teman teman, gak akan rugi deh kalau kalian kesini 😊 aku udah dari kecil kok sering ke tanah lot... Jadi selamat berekreasii 🙋🙋. Ini aku sertain foto foto aku pas di tanah lot yaa... 😊 jgn lupa like loh 😊
  • Widya Kristianti K.
    sebulan yang lalu
    Okey, pertama x kesini, suka tempatnya, bagus dan bersih. Minimal sampah. Utk para pedagangnyanpun ramah dan bersih. Nnaammmuuunnnnnn, yg sangat disayangkan adalah para guide2 yg bawa tamu BULE. saat gw mau take pic di deket pura, ada sedikit insiden dimana seorang guide dr hotel dgn bahasa tubuh dia menyuruh gw pergi dr tmpt itu krn ada dia mau fotoin tamunya disitu. Sungguh sie gw heran dan tersinggung, apa.mksd dia sprt itu? Toh ini tmpt umum, toh semua orang berhak ambil foto disini secara bergantian jgn asal serobot. Jujur sie, gw tersinggung dgn sikap dia, gw gak bnyk kata hanya gw liatin terus matanya. Knp hanya krn bawa tamu bule, seorang warga negara indonesia bisa lupa identitas diri, malah bisa berbuat tidak adil kepada wisatawan lokal. Apa krn dollar? Tp emang sie, pertama x injak kaki di bali atmosfir yg gw rasain adalah kebnykan orang bali yg lbh ramah ke wisatawan asing ketimbang wisatawan lokal, apalagi dipusat kota. Klo gitu knp ngga sekalian aja kalian pindah negara? Jgn tinggal di bali yg bagian dr Indonesia. Makanya gw lbh suka bertemu n bercengkrama dgn orang bali yg ada dipedesaaan, lbh hangat dan kekeluargaan. Itu opini gw sie... Semoga kedepannya pengusaha setempat bisa lebih mengedukasi para karyawannya dlm bersikap ke wisatawan lokal atau asing adalah sama.
  • Hans T.M
    2 minggu yang lalu
    Sebuah tourist spot yang harus dikunjungi jika berada di Bali. Ini adalah sebuah pura Hindu yang berada di tengah laut. Pura ini dapat dikunjungi pada saat laut surut. Di dalam pura, Anda dapat menemukan sebuah sumber mata air suci. Terdapat juga ular suci di pantai itu, dan beberapa pedagang di jalan anda menuju ke Tanah Lot. Selain itu, Anda dapat melihat-lihat Tanah Lot dari berbagai sudut pandang, dari atas maupun dari bawah. Sangat direkomendasi. ----- A tourist spot to visit if you are in Bali. This is a Hindu temple in the middle of the sea. This temple can be visited at low tide. Inside the temple, you can find a sacred spring. There is also a sacred snake on the beach, and a lot of merchants on your way to Tanah Lot. In addition, you can see Tanah Lot from different angles, from the top and bottom. Highly recommended.
  • Agustine Fitriyah
    4 minggu yang lalu
    Wisata Tanah Lot ini sangat ramai dikunjungi terutama pada sore hari, menjelang matahari terbenam. Dari tempat parkir menuju areal pura, terdapat banyak toko yang menjual berbagai barang kerajinan khas Bali. Misalnya patung, lukisan, kain pantai, pernak – pernik. Harganya pun relatif murah untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain itu terdapat pedagang makanan dan minuman. Daya tarik utama pura Tanah Lot Tabanan terletak pada keunikan lokasi pura yang berada diatas batu karang besar. Pada saat air laut pasang, pura akan terlihat berada di tengah laut. Keindahan pemandangan sunset dengan siluet pura. Harga tiket masuk untuk WNI (Dewasa) Rp. 20.000/orang Untuk WNI (Anak) Rp. 15.000/ orang
  • dina sari putri
    2 bulan lalu
    Tempat wisata ini terletak di Desa Beraban, Tabanan dan hanya terpisah sekitar 24 km dari Pantai Kuta. Untuk rute tercepat yang bisa menghindari macet, Anda bisa berkendara melalui Jalan By Pass Tanah Lot. Keunikan tempat wisata yang satu ini adalah adanya pura yang berada di atas batu karang yang menjorok ke tengah laut. Selain itu, di dalam gua yang terletak di bawah tebing terdapat ular yang dikeramatkan. Legenda yang diyakini masyarakat lokal adalah bahwa ular tersebut merupakan jelmaan selendang Dang Hyang Niratha, keturunan Brahmana pada abad XVI. Untuk menikmati suasana dan pemandangan di Tanah Lot, wisatawan lokal usia dewasa dikenakan biaya sebesar Rp30.000,00 per orang dan Rp15.000,00 untuk wisatawan lokal usia anak-anak. Sementara itu, wisatawan asing dikenakan biaya dua kali lipat lebih tinggi, yakni Rp30.000,00 untuk anak-anak dan Rp60.000,00 untuk dewasa. Anda dapat mengunjungi Tanah Lot mulai pukul 07.00 sampai 19.00 WITA. Selain menyaksikan langsung pura Tanah Lot yang terkenal dan ular suci di dalam gua, wisatawan juga banyak yang mendatangi pantai ini untuk menikmati matahari terbenam. Tidak sedikit wisatawan yang sudah mempersiapkan kamera untuk mengabadikan detik-detik tergelincirnya matahari di ufuk barat dari tebing. Bahkan tidak sedikit pula pasangan yang menjadikan lokasi ini sebagai latar foto prewedding.