Pantai Congot

Pantai Congot, Kulon Progo, Yogyakarta

Sangkaran, Jangkaran, Kec. Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55654, Indonesia, Kulon Progo, Yogyakarta

28 Ulasan

Pantai Congot adalah pantai yang terletak di Kulonprogo, Yogyakarta. Seperti yang diketahui banyak orang bahwa sebagian pantai yang ada di wilayah Yogyakarta berada di Gunungkidul, namun dengan adanya pantai ini membuktikan bahwa Kulonprogo juga memiliki pantai yang sangat indah. Pantai ini dianggap oleh warga sekitar dan wisatawan sebagai pantai yang sangat kental sebagai kawasan nelayan.

Lokasi pantai ini terletak di Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Yogyakarta. Pantai ini berdekatan dengan kawasan hutan Mangrove yang hanya dapat ditempuh selama 15 menit. Pantai Congot dikenal oleh wisatawan berawal dari dikenalnya Mangrove di Kulonprogo ini sehingga pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata baru bagi pengunjung terutama anak-anak milenial zaman sekarang. Selain berdekatan dengan hutan mangrove, pantai ini juga berada tepat bagian barat dari Sungai Bogowonto.

Harga Tiket MasukĀ Pantai Congot

Untuk mengakses ke pantai sekaligus kawasan konservasi yang terletak di Pasir Mendit ini hanya dikenakan biaya sebesar Rp 5.000,- per orang saja. Sedangkan jika sudah sampai di lokasi dikenakan biaya parkir Rp 2.000,- untuk kendaraan roda dua. Banyak pengunjung yang memanfaatkan kawasan ini bukan hanya untuk menikmati pemandangan saja, namun juga digunakan unuk memancing karena kawasan ini memiliki banyak ikan dari aliran sungai Bogowonto.

Namun bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Pantai Congot sebaiknya datang pukul 08.00, untuk batas waktu berkunjung hingga pukul 17.00 WIB. Tempat ini seringkali dipilih sebagai tempat untuk hunting sunset, oleh karena itu banyak pengunjung yang datang di waktu mendekati matahari tenggelam.

Rute Menuju LokasiĀ Pantai Congot

Rute Pantai Congot

Menuju ke Pantai Congot dapat ditempuh dengan kendaraan darat menuju ke Kulonprogo. Sampai saat ini pantai di Kulonprogo yang banyak dikenal hanya lah Pantai Glagah dan Pantai Trisik, namun dengan banyaknya wisatawan baru yang mengeskpose keindahan Pantai Congot ini menjadikan tempat ini sebagai pilihan berwisata baru bagi para traveller.

Rute yang bisa dilalui untuk mencapai lokasi yaitu dari pusat kota Yogyakarta menuju Jalan Wates. Apabila sampai di Patung Nyi Ageng Serang, Anda dapat mengambil arah menuju Purworejo yang akan melewati terminal Wates. Jarak yang ditempuh kurang lebih 10 kilometer hingga menemukan jalan yang membentuk huruf Y. Lalu Anda ambil jalan ke kiri hingga bertemu jembatan Congot, dari situ akan ditemukan petunjuk jalan yang menunjukan Dusun Pasir Mendit. Karena kawasan Pantai Congot menjadi satu dengan Hutan Mangrove, jadi perjalanan Anda dalam menemukan pantai ini akan lebih mudah.

Objek Wisata diĀ Pantai Congot

Berbeda dengan kebanyakan pantai yang ada di Yogyakarta, Pantai Congot sedikit memberikan keunikan dan keindahan lainnya. Biasanya mayoritas pantai hanya memberikan sajian pasir putih, ombak dan air biru dari kejauhan, dan pemandangan tebing, namun pantai ini menyatu dengan hutan bakau yang dapat dinikmati dan membuat Anda lebih dekat dengan alam.

Selain hutan bakau, disana juga terdapat pohon cemara. Walaupun pantainya masih berpasir hitam, tidak mengurangi keindahan alam yang diberikan oleh Pantai Congot. Berikut beberapa hal yang wajib dipertimbangkan agar Anda memilih pantai ini sebagai salah satu destinasi wisata :

1. Keindahan Hutan Mangrove

Mangrove Pantai Congot

Keindahan alam di pantai ini memang tidak ada duanya, karena membuat pengunjung seakan lebih dekat dengan alam dan bisa menikmati hawa sejuk dari berbagai pepohonan. Beberapa tanaman mangrove di sepanjang jembatan bamboo menjadi kawasan ini terlihat lebih indah.

Padahal penanaman bakau di area ini sebenarnya untuk mencegah adanya abrasi sejak tahun 1989 lalu, namun semakin berkembangnya pembudidayaan bakau di kawasan pantai ini justru lebih mempercantik pantai pasir hitam ini. Dengan banyaknya minat pengunjung tentang tanaman bakau ini, sekarang pengelola kawasan lebih giat lagi dalam melestarikan tanaman bakau di sekitar pantai.

2. Fasilitas yang Didapatkan

Walaupun namanya kurang sering didengar diantara pantai-pantai yang lainnya di Kota Gudeg ini, namun pantai ini sudah memiliki berbagai fasilitas yang dapat menunjang perjalanan berwisata Anda. Seperti dengan adanya area parkir yang luas, kamar mandi yang memadai, mushola, dan tentunya beberapa warung makan. Sampai saat ini fasilitas di area pantai masih terus ditingkatkan agar wisatawan lebih terasa puas dan tidak menyesal berkunjung ke lokasi tersebut.

Kuliner

Tidak sepadan dengan keindahan alam dan panorama yang disuguhkan di Pantai Congot, sayangnya belum ada warung yang menyedikan pilihan kuliner makanan. Berbeda dengan beberapa pantai lainnya yang banyak menyediakan pilihan menu olahan laut. Di area Pasir Mendit ini warung hanya menjual makanan ringan atau pengganjal perut saja seperti pop mie, roti-rotian, dan minuman botol. Jadi sebaiknya Anda harus membawa perbekalan yang cukup, namun tetap harus menjaga kebersihan pantai.

Namun berkembangnya fasilitas yang terus ditingkatkan oleh pihak pengelola kawasan Hutan Mangrove dan Pantai Congot ini, kuliner menjadi salah satu yang sedang dipikirkan karena kuliner adalah salah satu komponen yang dapat menarik jumlah wisatawan bahkan menjadi ciri khas dari suatu destinasi wisata.

Terlepas dari kekurangan baik dari kurangnya pilihan kuliner atau pun kawasan yang belum terlalu luas, Pantai Congot ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin berwisata air namun tidak ingin yang terlalu jauh. Untuk menuju ke kawasan ini, Anda hanya menempuh perjalanan kurang dari 1 jam. Untuk Anda yang ingin merasakan sensasi dekat dengan alam, dan ingin bermain di area air laut, kawasan ini tentu pilihan yang tepat. Selamat berlibur dan menikmati alam sekitarmu!

28 Ulasan untuk Pantai Congot, Kulon Progo, Yogyakarta

  1. Pantai yang unik menurut saya.Pantai ini terletak di Kulonprogo Yogyakarta.Suasanya di pantai ini sangat sejuk,nyaman dan tenang.Pemandangannya sangat indah dan mempesona.Pantai ini sangat mudah di temukan dan juga mudah di jangkau oleh kendaraan.jika berkunjung ke pantai ini pagi hari Anda dapat melihat terbitnya matahari dan anda dapat menikmati suasana yang segar.Di pantai ini juga sangat cocok untuk bermain anak-anak dan menurut saya pantai ini Cocok untuk dikunjungi ketika anda sedang berada di Kulonprogo

  2. Pantai yang lumayan nyaman untuk bersaing dengan keluarga atau teman. Cocok sekali bagi yang suka memancing karena spot ikan muaranya bagus. Fasilitas masih kurang memadai.

  3. Pantai pasir hitam, angin kencang,ombak tinggi. sayang agak kotor dan sangat kurang terawat. Disini juga belum ada safeguardnya karena mungkin tidak ramai.. . Pantai ini juga menjadi sandaran perahu perahu nelayan sekaligus menawarkan jasa naik perahu saat air pasang di sekitar pohon mangrove. Cukup menarik untuk tempat foto. . . Masuk pantai hanya perlu membayar 5.000 rupiah per orang, dan parkir mobil juga 5.000. Ada warung dan musholla di area sekitar pantai.

  4. tmptnya bagus utk pemandangan dan mancing. namun hati2 dgn ombaknya.. cukup besar dan ga bisa buat berenang.

  5. Salah satu destinasi pantai di wilayah Kulonprogo selain pantai Glagah. Ada tempat makan dan toilet yg memadai. Kondisi pantai tidak begitu bersih. Ombak bagus, tapi harus berhati-hati jika bawa anak. Dalam waktu dekat akses menuju ke sana agak terganggu akibat pembangunan bandara baru di Yogyakarta.

  6. Tempatnya masih jarang dikunjungi oleh wisatawan, biasanya mereka kesini sebagai tempat transit sebelum lanjut ke hutan mangrove setelah menyeberang sungai pakai perahu, di sini banyak perahu yg bisa disewa untuk melanjukan tujuan ke hutan mangrove. Secara tempat sangat luas dan cocok untuk melakukan kegiatan outbond, tapi hanya ketika pantai surut saja. Tapi sangat rawan apabila akan berenang di area pantai, karena ada pertemuan sungai dan laut (sangat berbahaya)

  7. Pantai Congot merupakan pantai selatan yang terletak dipaling ujung barat Kulonprogo , Daerah Istimewa Yogyakarta berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah. Pantai yang cukup indah ini mulai agak kurang diminati setelah rencana dibangunnya bandara DIY yang baru.

  8. Pantai nya sepi. Tapi seperti agak kurang terawat pantai nya. Karna banyak tumbuhan2 mati yang gak di bersihin. Banyak pohon cemara. Di sekitarnya nya banyak warung2 makanan yg menjual makanan laut. Ada kolam renang kecil buat anak2 juga. Makanannya kalo menurut aku sih lumayan enak ya. Cocok nih buat nenangin pikiran sambil menikmati suasana pantai yang sepi

  9. Potensi wisata yang bagus… Semoga setelah bandara jadi wisata pantai Congot ikut dikembangkan..

  10. Wisatan pantai selatan yg sejuk banyak pohon pinus.. tidak jauh dr jalur selatan

  11. Sebenarnya bagus namun sayang belum tertata rapi dan masih banyak sampah

  12. Tempat rekreasi keluarga sangat indah desir ombak pantai cong

  13. Menyenangkan, pantai cukup luas dan bebas mau bermain apa, angin kencang tapi sayang gak boleh berenang dipantai dan gersang cukup panas sekali

  14. Cocok buat sunset disini ,buat liburan keluarga juga bisa banget

  15. Tempat yg langka hutan mangrove , mdh2@n tetap terjaga eksistensinya Dan berbenah menyambut bandara baru NYIA

  16. Biarkan alamiah. Stop komersialisasi kawasan pantai. Pantai adalah milik publik

  17. Keren abiss.. datang kesini ya gaeess

  18. Pantainya banyak sampahnya , karena di dekat pertemuan antara sungai dan lautan , banyak aktifitas nelayan .

  19. Tempat piknik hutan mangrove di perbatasan DIY-Purworejo. Hutan mangrovenya dibikin dock2 dan jembatan-jembatan dengan sejumlag spot selfie artifisial. Sayangnya tidak banyak tempat sampah. Mangovenya terdapat banyak sampah yang dibuang wisatawan.

  20. Saat dtg cukup kaget krn sdh lama tdk wisata di pantai congot.. keadaan skrg hrs melewati sedikit proyek bandara dibibir pantai mgkn krn dekat dg aliran sungai wajar bila byk ranting kayu berserakan .. foto ini memanfaatkan sedikit space dr view congot

  21. untuk destiniasi wisata pantai, tempatnya tidak nyaman, terkesan kumuh dan banyak sampah. semoga kedepannya dinas terkait bisa membenahi dalam tata kelola wisata daerah

  22. ini pantai sebenernya bagus dan bersih juga. Cuman ombaknya gede banget jadi gak bisa berenang karena badan kita bisa ketarik sama ombaknya. Tapi kalo basah – basah dikit si bisa – bisa aja asal tetep hati – hati aja ya. Biarpun gak bisa berenang pantai ini tetep enak buat dinikmatin. karena suasananya yang sepi membuat kita menjadi rilex.. hahaha

  23. Pantai yg terabaikan.. Kurang dijaga kebersihannya.. Sebaiknya diperhatikan lebih lagi karena lokasi pantai congot ini persis ada di belakang bandara kulon progo yang baru. . Masuk area pantai bayar 5000 rupiah per orang

  24. Pantai ini memang belum sepopuler pantai yang lain seperti di Gunungkidul dan Bantul, sehingga pengunjung di sini blum terlalu ramai. Pantai ini juga bagus untuk melihat sun set dan melihat pesawat yang sedang landing maupun take off . Fasilitas yang ditawarkan seperti parkir, kamar mandi masih minim. Dan juga ada beberapa sampahĀ² di titikĀ² tertentu.

  25. Pantai yang berlokasi hampir diujung paling barat kulon progo ini masing terbilang sepi wisatawan. Pengunjung terbanyak adalah para mancing mania. Anda akan menjumpai banyak pemacing di sepanjang pantai congot yang memanjang ke timur hingga 4km itu.
    Untuk menuju pantai ini anda akan melewati jalan persis disebelah barat Bandara baru Yogyakarta.
    Tiket masuknya Rp 6.000 per orang.
    Dari pantai ini anda bisa melanjutkan wisata ke Pantai Glagah, pantai terpopuler di Kulon Progo tanpa membayar tiket masuk lagi. Anda tinggal menyusuri jalan beraspal mulus sepanjang pantai ke arah timur lebih kurang 5km.

  26. Terakhir ke sana sih gak sepi banget, tapi gak rame juga. Okelah. Terus pantainya relatif bersih.

  27. Terakhir ke sana sih gak sepi banget, tapi gak rame juga. Okelah. Terus pantainya relatif bersih.

  28. Terkenal dengan ikannya, biasanya saya bersama teman-teman pergi memancing di lokasi ini, persiapkan alat pancing untuk laut atau setelan untuk sungai karena ikannya kadang mendapat besar, tahu saya tempat ini terkenal Hanya untuk memancing karena ikannya banyak dikala musim, biasanya para pemancing menggunakan umpan ubur-ubur undur-undur udang cacing dan lain-lain, Setidaknya kalau ke tempat ini membawa makanan sendiri kadang warung-warung sekitar tutup untuk hari-hari tertentu sediakan payung atau tenda kalau untuk siang karena mungkin panas.

Berikan Ulasan