Pantai Pandean

Pantai Pandean

14 Ulasan

Pantai Pandean merupakan sebuah pantai di Situbondo Jawa Timur. Namun tidak seperti kebanyakan pantai lainnya, menurut kami pantai ini lebih cocok sebagai tempat bagi para nelayan mencari ikan.

Meskipun demikian, namun ternyata pantai ini masih memiliki daya tarik wisata loh, apalagi letaknya cukup mudah dijangkau. Nah, jika Anda belum pernah mengunjungi pantai ini, maka sebaiknya simak ulasan ini terlebih dahulu ya.

Karena kami akan membahas objek wisata yang cukup berbeda dengan pantai-pantai lain yang berada di Situbondo dan sekitarnya. Tak usah berlama-lama langsung saja yuk kita mulai pembahasan Pantai Pandean melalui artikel ini.

Sejarah Pantai Pandean

Pantai Pandean

Pantai Pandean ini sebenarnya diberi sering disebut juga sebagai Pantai Kebangsaan, yang diberikan oleh Pemkab Situbondo. Namun, karena terletak di Dusun Pandean, maka masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan Pantai Pandean.

Pantai Pandean pun menjadi salah satu objek wisata yang terkenal sebagai pangkalan perahu milik para nelayan yang merupakan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pantai ini juga populer dengan tempat pelelangan ikan.

Namun, tak hanya cukup sampai disitu saja, pantai ini juga menyimpan keindahan yang tidak perlu diragukan lagi. Terdapat beberapa daya tarik wisata yang bisa wisatawan kunjungi untuk berlibur.

Harga Tiket Masuk Pantai Pandean

Objek wisata Pantai Pandean ini pun menjadi salah satu objek wisata yang tanpa memiliki tiket masuk. Oleh karena itu, Anda pun tidak perlu membayar tiket masuk atau gratis untuk memasuki kawasan pantai ini.

Memanglah tidak diberlakukan tiket masuk untuk bisa memasuki kawasan ini, tetapi bukan berarti wisatawan bebas berkunjung ya. Ada hal yang perlu dilakukan yaitu untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah secara sembarangan ya!

Rute Menuju Lokasi Pantai Pandean

Rute Menuju Pantai Pandean

Pantai ini berada di Dusun Pandean, Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Desa ini berbatasan langsung dengan kawasan konservasi Taman Nasional baluran, karena memang wilayahnya terbagi sebagian masuk taman Baluran dan sebagian lainnya berada di Desa Wonorejo.

Meskipun demikian, untuk mencapai objek wisata Pantai Pandean ini cukup mudah dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Dikarenakan pemerintah telah membangun infrastruktur jalan yang lebih baik dengan aspal karena memang berada di wilayah dengan mobilitas yang cukup tinggi.

Selain mendukung objek wisata pantai, jalan aspal ini juga dipergunakan sebagai akses mengangkut hasil pertanian dan ekonomi lainnya. Untuk mencapai lokasi pantai ini maka harus menempuh jarak sekitar 10 kilometer dari Kecamatan Banyuputih.

Dari Kecamatan Banyuputih, langsung saja mengambil arah barat daya di Jl. Savana Bekol Taman Nasional Baluran menuju Jl. Taman Nasional Baluran dengan jarak 6 kilometer. Berikutnya Anda harus belok kiri ke Jl. Raya Banyuputih / Jl. Raya Pantura dan kemudian belok kiri lagi menuju Jl. Pandean.

Selanjutnya, lanjutkan saja dengan mengambil arah kanan masuk gerbang Desa Wisata Kebangsaan Wonorejo, setelah menyusuri jalan sekitar 3,5 meter maka Anda dapat mengikuti papan petunjuk jalan menuju Pantai Pandean karena jaraknya memang sudah dekat.

Objek Wisata Pantai Pandean

Objek Wisata Pantai Pandean

Meskipun pantai ini dipergunakan untuk bersandar kapal-kapal nelayan yang memang milik warga setempat, namun pantai ini memiliki daya tarik melalui objek wisata pesisir dengan :

1. Berada Di Desa Wisata

Letak objek wisata Pantai Pandean ini berada di desa wisata Pandeyan yang menjadi salah satu tempat yang memang layak untuk dikunjungi oleh wisatawan. Dikarenakan desa ini memiliki berbagai aktivitas yang menyuguhkan berbagai atraksi unik. Oleh karena itu, desa ini cukup ramai dikunjungi wisatawan sekaligus menuju Pantai Pandean.

Hal yang menarik bagi masyarakat sekitar desa yaitu warganya terdiri dari beberapa suku, mulai dari suku Madura, Jawa dan juga Bali. Agama yang dianut masyarakat pun beragam yaitu islam, Nasrani, Budha dan Hindu. Meskipun demikian, masyarakat tetap bersikap baik dan saling menjaga toleransi.

2. Tempat Pelelangan Ikan

Yap, memang pantai ini menjadi tempat bersandar perahu-perahu milik para nelayan yang mencari ikan yang setiap hari hilir mudik melaut yang kemudian menjual hasil tangkapannya. Oleh karena itu, kawasan pantai ini menjadi tempat pelelangan ikan.

Sehingga, jika Anda berlibur di pantai ini dapat membeli ikan dari tangkapan nelayan setempat secara langsung. Jika ingin berbelanja ikan saat masih begitu segar dan banyak pilihan ragam yaitu sebaiknya saat pagi hari karena memang baru turun dari kapal nelayan.

3. Gardu Pandang

Masih berada di kawasan pantai ini, Anda akan menemukan sebuah pohon yang cukup besar dan tinggi. Bagian pohon tersebut terdapat papan kayu yang cukup kuat. Ternyata, pohon ini dijadikan sebagai gardu pandang.

Nah, jika Anda ingin melihat pemandangan pantai dari ketinggian, maka Anda dapat menaiki pohon ini untuk bisa sampai di titik gardu pandang. Namun, tetaplah berhati-hati ya karena memang letaknya cukup tinggi. 

4. Gubuk Sinau

Tak hanya memiliki panorama pantai saja, namun para pemuda desa Karang Taruna wilayah ini juga berinisiatif mendirikan sebuah perpustakaan yang terletak di kawasan pantai. Berkat gagasan tersebut dan menggalang donasi buku-buku bacaan maka perpustakaan ini pun terbangun dan terbentuk.

Merak menyebutnya dengan “Gubuk Sinau” yang artinya adalah tepat untuk belajar. Dengan demikian, Anda pun bisa menyempatkan untuk mampir di Gubuk Sinau ini untuk sekedar membaca buku bacaan ataupun malah berdonasi buku. Pasti anak-anak sekitar pantai ini akan begitu senang.

5. Sunrise Dan Sunset

Bagi Anda pemburu sunrise ataupun sunset, maka wajib banget untuk merasakan sensasi panorama matahari terbit ataupun matahari tenggelam di pantai ini. Dikarenakan pantai ini cukup terkenal dengan adanya panorama alam tersebut, sehingga tak heran jika hari mulai sore malah pantai ini semakin ramai.

Pemandangan akan bercampur dengan cahaya ke oren-orenan yang cukup melengkapi suasana tenang. Apalagi ditambah dengan para nelayan yang mulai berangkat melaut di pagi hari atau pulang melaut di sore hari yang cukup menambah pemandangan pantai yang begitu lengkap.

Fasilitas Pantai Pandean

Fasilitas Pantai Pandean

Meskipun Pantai Pandean ini masih butuh dan dalam tahap penembangan sebagia objek wisata, namun pantai ini sudah memiliki beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh wisatawan yaitu berupa :

1. Tempat Parkir

Area parkir yang cukup luas sudah disiapkan bagi para wisatawan yang berkunjung. Sehingga kendaraan Anda pun dapat diperkirakan dengan rapi di area ini dan Anda dapat berjalan menuju kawasan pantai.

2. Toilet

Toilet dengan air bersih sudah tersedia di kawasan pantai ini, namun kondisi toilet ini dirasa masih kurang dan masih perlu pemeliharaan serta perbaikan agar memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

3. Mushola

Untuk mushola Pantai Pandean ini juga ukurannya cukup kecil, sehingga istawan harus melakukan ibadah secara bergiliran. Kami juga menyarankan agar Anda membawa peralatan sholat pribadi karena tidak ada peralatan sholat di mushola ini seperti mukena atau sarung.

4. Kios Pedagang

Selain menjadi tempat penjualan ikan, di pantai ini juga tersedia warung dan kios-kios makanan yang memang menyediakan bagi para wisatawan yang datang. Oleh karena itu, saat berada di kawasan objek wisata ini pun jika tak membawa bekal makanan tidaklah menjadi masalah, karena sudah tersedia penjual makanan. 

Jika Anda tertarik mencari hasil tangkapan ikan yang begitu beragam sekaligus menikmati daya tarik wisata yang dimiliki pantai ini, Anda Bisa mengunjungi Pantai Pandean yang dibuka setiap harinya.

Namun, jika masih ingin mencari daya tarik lain dari wisata pantai maka Anda bisa mengunjungi pantai-pantai lain seperti Pantai Pasir Putih Situbondo.

14 Ulasan untuk Pantai Pandean, Situbondo, Jawa Timur

  1. Pandainya nggak berpasir putih, tapi menarik untuk dikunjungi sebab ada Tempat Pelelangan Ikan disini.

  2. Pasir pantai kurang luas. Kotor kurang bersih halaman.jln masuk rusak parah

  3. Lokasi sangat pas untuk lihat sunrise sambil nunggu jam operasional taman baluran…

  4. Masih dalam tahap pengembangan. Tetapi fasilitas sudah mumpuni. Ada Mushola, MCK, dan kios-kios pedagang. Landscape biasa saja, tetapi saat pagi hari akan disuguhkan pemandangan sunrise yang indah.. Saat ini di kelola oleh kelompok masyarakat PIL (Perengan Indah Lestari) di bawah bimbingan dan binaan balai Taman Nasional Baluran

  5. Pantai yang lumayan indah, bisa melihat sisi utara pulau Bali.

  6. Sudah lumayan bagus. Namun masih ada sampah berserakan. Cocok untuk menghabiskan waktu disore hari

  7. Fasilitas pendukung untuk wisata keluarga tidak tersedia,misal: taman bermain. Ruko masih banyak yang kosong.

  8. Bagus,,,tapi untuk penerangan malam masih kurang..klo bisa malam di kasih banyak lampu…

  9. Pantai yang lumayan indah … pemandangannya pun manarik pantai ini tidak jauh dari pemukiman warga … hawa yang sejuk juga menambah kenyamanan suasana pantai ini ….

  10. Pantai yang lumayan bagus, sayang air nya sedikit keruh, dan tempat sampah kurang sehingga membuat orang agak susah untuk membuang sampah di tempat nya, jadi males dikit buang sampah sembarangan deh

  11. Pantai yang mayan deket dengan pemukiman warga. Sudah ramai sekarang, cuma yang bikin kecewa sampah berserakan dimana-mana. Jadi pantai kotooor dan bau banget. Masa pengunjung ga punya kesadaran buat buang sampah di tempatnya, abis minum es campur cup dibuang ke pantai padahal jarak tempat sampah cuma 50 meter dari dia berdiri. Kesel banget liatnya. Belom lagi yg pipis sembarangan, ya Allaaaaahhhh masih bagusan Kenjeran.

  12. Pantainya bagus tpi banyak sampah ngk terawat tolong bagi pengunjung Disa jagalah kebersihan

  13. bagus banget pemandangan, masih lekat dengan latarbelakang desanya, masih bisa liat kapal nelayan yang masih beroperasi. mungkin kepala desanya bisa dibina lagi warganya untuk menjaga kebersihan pantainya supaya lebih enak dilihat lagi.

  14. Tempatnya bagus buat santai dengan keluarga

Tinggalkan Balasan